Showing posts with label uji fisika kapsul. Show all posts
Showing posts with label uji fisika kapsul. Show all posts

Saturday, 26 January 2013

Proses Pembuatan Sediaan Kapsul

Keuntungan bentuk sediaan kapsul :
1. Menutupi bau dan rasa yang tidak enak
2. Menghindari kontak langsung dengan udara dan sinar matahari
3. Memperbaiki penampilan
4. Dapt untuk 2 sediaan yang tidak tercampur secara fisis

Proses pengolahan kapsul dimulai dari penimbangan bahan baku yang diluluskan oleh bagian Quality assurance. Ada dua metode pengolahan kapsul, yaitu pencampuran langsung serbuk menggunakan mixer atau melalui proses granulasi basah. Pada metode granulasi basah, dilakukan proses granulasi seperti pada pembuatan tablet, kemudian granul yang dihasilkan dicampur dengan bahan lainnya. Setelah itu dilakukan proses pengisian dengan menggunakan Filling Capsule Machine. Setelah proses pengisian, tahap selanjutnya adalah polishing kapsul yang berguna untuk menghilangkan serbuk yang lengket pada permukaan cangkang kapsul sehingga kapsul tampak lebih bersih dan mengkilap. Alur proses pembuatan kapsul dapat dilihat pada gambar.



Sunday, 10 July 2011

Uji Disolusi

Uji disolusi adalah suatu metode in vitro yang digunakan untuk mengetahui waktu pelepasan obat dari bentuk sediaan menjadi bentuk terarut. Alat yang digunakan ada dua macam ; yang pertama berbentuk keranjang (basket) dan yang berbentuk pedal atau dayung. Media disolusi menggunakan pelarut yang tertera pada masing-masing monografi.Bila media disolusi larutan dapar atur pH larutan sedemikian hingga berada dalam batas 0,05 satuan pH yang tertera  pada masing-masing monografi. Volume media disolusi adalah 900 ml dan atur suhu media hingga suhu 37 +/- 0,5 derajat celcius.

Waktu uji. Bila dalam spesifikasi hanya terdapat satu waktu, pengujian dapat diakhiri dalam waktu yang lebih singkat bila persyaratan jumlah minimum yang terlarut telah terpenuhi. Bila dinyatakan dua waktu atau lebih, cuplikan dapat diambil hanya pada waktu yang ditentukan dengan toleransi +/- 2%.

Pengambilan cuplikan. Dalam interval waktu yang telah ditentukan ambil cuplikan pada daerah pertengahan antara permukaan media disolusi dan bagian atas dari keranjang berputar atau daun dari alat dayung, tidak kurang 1 cm dari dinding wadah. Lakukan penetapan kadar sesuai masing-masing monografi.


Interpretasi hasil. Kecuali dinyatakan lain dalam masing-masing monografi, persyaratan dipenuhi jika junlah zat aktif yang terkarut dari sediaan yang diuji sesuai dengan tabel penerimaan. Lanjutkan pengujian sampai tiga tahap kecuali bila hasil pengujian memenuhi tahap S1 atau S2. Harga Q adalah jumlah zat aktif yang terlarut seperti yang tertera dalam masing-masing monografi, dinyatakan dalam presentasi kadar pada etiket, angka 5% dan 15% dalam tabel adalah persentase kadar pada etiket, dengan demikian mempunyai arti yang sama dengan Q.

                                                                        Tabel Penerimaan